5 Emulator Android gratis, paling ringan untuk Windows

Aplikasi emulator Android gratisan untuk Windows memang banyak yang bikin, tapi yang ringan/enteng cuma ada hitungan jari yang bagus. Ya setidaknya versi Mintek lah baru nemu 5. Kalo mau nambahin atau sharing pengalaman dengan emulator Android tertentu, komen aja ya!

Emulator Android ringan yang dimaksud di sini itu yang mengonsumsi system resources minim untuk menjalankan sebuah OS Android pada PC Windows. Beberapa emulator berikut juga lumayan kecil dari segi ukuran file setupnya. Yang jelas, tujuan dari sebuah emulator tetap tercapai: bisa dengan mudah mendownload dan menjalankan apps Android di PC.

Kalian bisa menggunakan mouse, keyboard, bahkan gamepads pada emulator-emulator berikut. Fitur-fitur aksesibilitas lain juga tersedia, seperti screen rotator, resolution changer, screenshot, APK installer, dan banyak lainnya. Versi Android dan fitur-fitur yang disediakan tiap emulator beragam, cek aja.

Emulator Android gratisan favorit versi Mintek sih Youwave, karena paling enteng di PC Mintek. Responsif dan transisi alus juga. Tapi kalo mau ngejalanin versi Android terbaru, coba KOPLAYER.

1. Youwave

youwave

Ukuran file setup Youwave terbilang kecil (143 MB) dan emulatornya berbasis Android versi 4.0.4 (ICS). System usage normalnya kecil banget jadi bisa tetep sambil multitasking ngejalanin app lain. Interface bawaannya ya sama dengan stock Android 4.0.4: widgets, apps, app drawer, dan fitur standar Android ICS. Untuk berinteraksi pada antarmuka emulator, kalian bisa menggunakan mouse. Kalau lagi main game juga bisa pake keyboard.

Pada toolbar atas dan bawah, ada fitur tambahan seperti resolution changer, screen rotate, icon redraw (buat ganti tampilan icon app), desktop notification, volume controller, dll.

Secara umum, Youwave merupakan salah satu emulator Android gratis terbaik dan ringan. Tapi bukan berarti tanpa kekurangan sih, app di Play Store tergolong dikit, versi Android terbilang lawas, support untuk app dan game terbaru juga kurang. Si developer sadar dengan kekurangan ini, karena itulah mereka memberi fitur agar kita para pengguna bisa download dan install APK eksternal.

Link download gratis


2. Windroy

windroy

Ukuran file setup emulator ini termasuk kecil (83,8 MB). Konsumsi system resource juga sedikit. Basis Androidnya juga sama dengan Youwave yakni Android 4.0.4 (ICS) jadi lumayan jadul. Windroy tidak dilengkapi dengan Play Store, sehingga kalian harus download APK manual dari sumber lain. Walau begitu, emulator Android ini patut diperhitungkan karena ringan~

Saat menjalankan emulator ini, tampilan utama sudah jelas yaa standarnya OS Android Ice Cream Sandwich. Kalian bisa berinteraksi pada interface menggunakan mouse. Pada pojok kanan interface, terdapat icon App Drawer. Kalau diklik, kalian bisa membuka semua app default pada emulator ini. Overall, yang Mintek suka dari emulator ini adalah jalannya smooth tanpa membebani sistem.

Link download gratis


3. KOPLAYER

koplayer

Dengan KOPLAYER, kalian bisa menjalankan OS Android pada Windows selayaknya punya device/smartphone Android. Kalian bisa dengan mudah menginstall apps dan games langsung dari Play Store (tentu sebelumnya harus sign in ke Google Account dulu). Interaksi bisa dilakukan dengan mouse.

Selain interface Android, sebuah toolbar di bagian samping telah disediakan pihak developer yang memuat fitur-fitur seperti rotate screen, screenshot, shared folder, install APK (untuk install file APK), dll.

Kalau dari segi ukuran file setup sih gak termasuk kecil/ringan ya. Tapi kalau dari segi penggunaan resources, termasuk ringan kalau dibanding emulator Android sekelasnya. Bahkan dijalanin di PC spek low-end juga masih bisa (lumayan) smooth kok.

Keunggulan utama emulator ini adalah basisnya yang Android 6.0.1 (Marshmallow) yang kalo dibanding emulator lain termasuk baru. Emulator ini juga support 99% apps yang tersedia di Play Store. Fitur-fitur lain yang disediakan juga oke, seperti multiple account support, OpenGL and hardware acceleration support, video recording, dan gamepad & keyboard support.

Link download gratis


4. MEmu

memu

Meski MEmu tidak terlalu membebani resource sistem dan jalannya smooth meski lagi main game, emulator ini tetap memiliki minimum system requirements, yaitu: RAM 1GB, Windows 7, GPU yang support OpenGL 2.0, dan prosesor Intel atau AMD yang sudah menerapkan virtualization technology.

Emulator ini berbasis Android versi 5.1.1 (Lollipop) dan kalian bisa menginstall apps baik dari Play Store maupun sumber eksternal. Sebagian besar aplikasi yang tersedia di Play Store bisa dengan mudah dijalankan di emulator ini. Interface-nya juga mirip dengan Android standar dengan sedikit tweaking yang bernama Windows Style Tabs dan Toolbar. Pada Toolbar, kalian dapat menemukan fitur-fitur keren dan berguna seperti Multiple Instance Manager, Keymapper, Volume Controller, GPS Simulator, dll.

Link download gratis


5. Droid4X

droid4x

Emulator ini berbasis Android 4.4.2 tapi tidak stock version, melainkan customized. Karena itulah, tampilan dasarnya lumayan berbeda dengan Android standar. Walau begitu, emulator ini tidak memakan banyak system resources sehingga kalian tetap bisa menjalankan program lain secara bersamaan.

Bersamaan dengan customized interface-nya, kalian juga mendapat toolbar tambahan di bagian bawah. Pada toolbar ini, ada beberapa fitur berguna seperti Joystick Simulation, screenshot, GPS Simulation, Keys Simulation, dll.

Saat menginstall emulator ini, awalnya hanya akan ada app Play Store. Play Store saja udah cukup sih buat awal-awal nginstall apps atau game yang kita inginkan. Nantinya, apps yang sudah diinstall akan bisa dilihat pada Desktop section pada interface. Walau begitu, beberapa apps dan games terbaru mungkin tidak bisa dijalankan di sini mengingat basis Android yang lumayan lawas (KitKat). Berinteraksi dengan interface emulator ini bisa menggunakan mouse, keyboard, dan gamepad saat main game.

Link download gratis

Leave a Comment