Ini dia daftar smartphone dengan radiasi paling tinggi dan paling rendah 2019!

Menurut cancer.org, gelombang frekuensi radio yang dihasilkan oleh smartphone bisa menyebabkan tumbuhnya tumor ganas hingga kanker. Jangan sampe lah ya.

Jadi begini… Setiap smartphone memiliki Specific Absorption Rate (SAR) yang berbeda. SAR ini adalah banyaknya gelombang frekuensi radio yang dihasilkan oleh smartphone. Semakin tinggi nilai SAR, semakin besar kemungkinan penggunanya terpapar radiasi yang berbahaya. Kita bisa menemukan informasi nilai SAR pada smartphone kita pada situs resmi merek smartphone atau pada user manual.

<Mintek males nulis panjang-panjang, jadi selanjutnya smartphone bakal disingkat dengan HP>

Pembahasan kali ini semoga bermanfaat ya, terutama buat agan yang mau beli HP di tahun 2019 ini dan sedang mencari HP yang menghasilkan radiasi paling sedikit (minimum), berikut Mintek berikan daftar HPnya. Daftar HP ini Mintek dapetnya juga gak ngasal, ya memang cuma ngambil dari Statista. Yang riset juga gak main-main lho, yakni Bundesamt fur Strahlenschutz atau German Federal Office for Radiation Protection.

Daftar HP yang menghasilkan radiasi paling kecil

Smartphones emitting least radiations

Di antara 16 HP yang ada pada daftar, setengahnya (8) adalah dari Samsung. HP yang menghasilkan radiasi paling sedikit jumlahnya adalah Samsung Note 8.

Daftar HP yang menghasilkan radiasi paling besar

Smartphones emitting mosta radiations

Xiaomi Mi A1 ternyata adalah HP yang menghasilkan radiasi paling besar. Kalo lihat daftar di atas, kebanyakan HP dari pabrikan Tiongkok, seperti Xiaomi dan OnePlus.

Apakah HP agan sekarang, atau HP yang rencananya bakal agan beli, ada di daftar di atas? Kalau iya, ada di daftar yang mana? Hehe. HP punya Mintek sih kebetulan ada di daftar yang menghasilkan radiasi rendah. Syukurlah.

Oh ya, kalo kebetulan HP agan ada di daftar penyumbang radiasi tertinggi, jangan semerta-merta langsung ganti HP. Tapi ya gak ngelarang juga sih… Tapi kan ga semua orang bisa dengan cepet gonta-ganti HP yak. Coba dikurangi aja dikit-dikit intensitas bergawai ria-nya. Kalo gak, dijauhkan jaraknya sebisa mungkin… Misal yang biasanya ada di sebelah kepala persis pas tidur, bisa dijauhkan dikit, ditaro meja kamar ato apa gitu… #ngatur

Leave a Comment